LPK MARS merupakan LPK  terakreditasi selalu menjamin mutu pelatihan / kursus dan memberikan pelayanan terbaik. 

Seseorang dapat  memperoleh sertifikat komputer di LPK/LKP MARS  melalui salah satu cara dari  3 (tiga)   cara berikut ini:

1.  Mengikuti kursus / pelatihan bisa secara tatap muka  atau bisa juga  Online.

Para peserta atau calon peserta  mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus/pelatihan dengan prosedur yang ada, melaksanakan proses pembelajaran atau pelatihan, yang di dalamnya sudah termasuk ujian. Dalam hal ini,  peserta sudah tidak membayar  biaya ujian. Setelah pelatihan  selesai, selanjutnya LPK/LKP MArs menerbitkan sertifikat kursus/pelatihan.  Untuk melihat jenis program,  durasi pelatihan,  dan biaya kursus, calon  peserta atau peserta kursus dapat  mengkik link berikut:
Biaya Kursus

2. Mengikuti Kursus Asinkronus (Belajar Mandiri)

Prosedur untuk memperoleh sertifikat dengan cara mendaftar untuk  mengikuti kursus secara asinkronus (belajar mandiri), membayar uang kursus sebesar Rp 160.000,- (Seratus enam  puluh ribu rupiah),  mendapatkan file modul dan soal soal,  mempelajari dan mengerjakan latihan – latihan yang ada   sebagai penilaian portofolio dan mengerjakan soal ujian, menyimpan tugas latihan dan jawaban ujian, mengirim tugas dan hasil ujian  melalui email  sesuai perintah yang ada pada soal ujian internet,  Dengan mengerjakan semua latihan, tugas dan ujian dengan baik, maka peserta berhak mendapatkan sertifikat kursus.

3. Dengan mengikuti Ujian secara langsung.

Bagi masyarakat yang sudah menguasai materi komputer atau Bahasa Inggris karena memperoleh materi ketika kuliah atau pernah bekerja di bidang komputer atau bahasa Inggris  dapat memperoleh sertifikat dengan cara mengikuti ujian. Dalam penyelenggaraan ujian, LPK/LKP MARS bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan lembaga lainnya yang berwenang untuk menguji dan mengeluarkan sertfikat. Adapun macam-macam ujian yang diselengarakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) MARS adalah sebagai berikut:

UJIAN LOKAL

LPK / LKP MARS menyelenggarakan ujian lokal  bagi yang sudah menguasasi materi untuk mendapatkan sertifikat ketika lulus ujian. LPK/LKP MARS memberikan kesempatan kepada masyarakat unutk mengikuti ujian baik secara tatap muka maupun secara online. degan biaya per program Rp 150.000,- (Seratus lima puluh ribu rupiah).  Biaya tersebut sudah terenasuk biaya pendaftaran, biaya ujian, bahkan biaya pengiriman sertifikat.

UJIAN BNSP

Sedangkan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP peserta hanya dapat mengikuti ujian secara tatap muka dengan biaya tingkat dasar Rp 600.000,-; dan tingkat lanjut Rp 650.000,’ per program.

UJIAN BAHASA INGGRIS (TOEFL)

Untuk ujian kursus TOEFL ada beberapa Jenis sesua dengan penggunaannya, yaitu:

Toefl itp: untuk  studi lanjut dalam negeri, persyaratan beasiswa, promosi jabatan, dll. dengan biaya test ujian Rp 599.000,-

Toefl ibt:  untuk LPDP luar negeri dan beasiswa luar negeri terutama Negara tujuan Benua Amerika dengan biaya ujian Rp 3.399.000,-

Duolingo English Test:  untuk syarat masuk universitas terkemuka
di Amerika Serikat, Eropa, Afrika, Asia, dan Oseania dengan biaya ujian Rp 1.030.000,-
Untuk itu,  bagi masyarakat yang sudah bisa komputer dan Bahasa Inggris lalu  ingin mendapatkan sertifikatnya dapat mengajukan ujian komputer atau bahasa Inggirs dengan terlebih dahulu membaca prosedur pada link berikut ini:Prosedur pendaftaran

Peserta dapat mendaftarkan kursus atau ujian dengan mengisi formulir pada link berikut ini::

Formulir Pendaftaran Kursus

 Formulir Pendaftaran Ujian Lokal

Format Sertifikat Mulai 1 November 2026

Mulai 1 November 2026 LKP/LPK MARS menyempurkan format Sertifikatnya, yaitu dengan mencantumkan identitas seperti NPSN, Ijin Kursus, VIN, dan sebagainya. Hal ini dirasa penting karena memiliki beberapa manfaat baik bagi peserta kursus, dunia usaha, pemerintah, maupun lembaga, Adapun manfaatnya antara lain:
Mencantumkan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) beserta identitas resmi lembaga/peserta pada sertifikat kursus memberikan manfaat signifikan, baik bagi peserta didik (alumni) maupun bagi lembaga penyelenggara (LKP/LPK).
1. Bagi Peserta Didik (Alumni)
Legitimasi dan Keabsahan Hukum: Sertifikat diakui secara resmi oleh pemerintah (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) karena diterbitkan oleh lembaga yang terdaftar sah dalam sistem Dapodik/VervalPTK.
Kemudahan Integrasi Data: NPSN memudahkan verifikasi kelulusan saat sertifikat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang formal atau integrasi portofolio pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).
Nilai Tambah Dalam Dunia Kerja: Memperkuat portofolio melamar pekerjaan karena sertifikat terbukti bukan produk dari lembaga ilegal/fiktif.
Memenuhi Syarat Administratif Ketenagakerjaan/Pemerintahan: Beberapa seleksi kerja (seperti CPNS, PPPK, atau BUMN) dan pengajuan beasiswa mensyaratkan bukti penyelenggara yang memiliki nomor registrasi resmi pemerintah.
2. Bagi Lembaga Penyelenggara (LKP/LPK)
Meningkatkan Kepercayaan Publik (Credibility): Menampilkan NPSN mempertegas bahwa lembaga beroperasi secara legal, terakreditasi/terdaftar resmi, dan akuntabel di mata masyarakat dan mitra kerja.
Mencegah Pemalsuan Dokumen: Identitas yang lengkap (NPSN, Nomor Izin Operasional, NIK peserta, Nomor Pokok Sertifikat) mempermudah proses verifikasi autentisitas dokumen saat pihak ketiga (perusahaan/dinas) melakukan cross-check.
Penilaian Akreditasi dan Pemetaan Mutu: Pengeluaran sertifikat bernomor resmi yang tersinkronisasi dengan data lembaga menjadi rekam jejak administrasi yang valid saat evaluasi kinerjanya oleh BAN PDM atau Dinas Pendidikan.
Standardisasi Administrasi: Menyeragamkan format penerbitan dokumen belajar sesuai dengan regulasi tata kelola administrasi kursus dan pelatihan yang ditetapkan pemerintah.

#sertifkatkomputer

#sertifikatbahasainggris

#ujiankomputer

#ujianbahasainggris

#kursuskomputer

#kursusbahasainggris

#kursusbersertifikat

Views: 765